Apa Itu Open Trip?

Istilah open trip muncul beberapa tahun terakhir seiring pertumbuhan minat berkunjung wisatawan ke destinasi tertentu.

Adapun tujuan Open Trip adalah untuk menekan mahalnya cost atau biaya pengeluaran, ibarat pepatah berat sama dipikul, ringan sama dijinjing dimana total biaya akan dibagi rata berdasarkan jumlah participant.


Setiap jenis trip tentu memiliki sisi positif maupun negatif, bagaimana dengan Open Trip?

Sisi Positif
1. Menambah relasi/hubungan pertemanan dengan orang-orang baru dan memiliki ketertarikan yang sama.
2. Sharing cost membuat biaya trip jauh lebih terjangkau atau lebih murah bila dibandingkan Private Trip.
3. Rundown akan membuat perjalanan wisata lebih tepat waktu dan terarah.

Baca: Apa Itu Private Trip?

Sisi Negatif
1. Semakin banyak jumlah peserta maka semakin berkurang pula perhatian guide dalam hal ini trip organizer.
2. Itenary yang telah disusun oleh trip organizer membuat peserta tidak leluasa menentukan pilihan dan harus mengikuti schedule tertera.
3. Jarang terjadi, namun para peserta bisa saja kehilangan barang berharga.
4. Pembatalan keikutsertaan biasanya berdampak pada tidak dikembalikannya dana (uang) yang telah disetor atau dipotong sesuai persentase dalam addendum. Sebab itu membaca Itenary sangatlah penting.

Trip organizer biasanya sudah menyusun jadwal open trip dalam rentang triwulan, semester maupun tahun dengan membuka registrasi 1 atau 2 bulan sebelum keberangkatan tergantung dari kebijakan pihak penyelenggara.

0 Komentar