Home » » 9 Danau Di Sumatera Utara

9 Danau Di Sumatera Utara


Danau Di Sumatera Utara adalah destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi oleh para turis. Tidak hanya domestik namun juga turis internasional, keindahan panorama berupa wisata danau masih tetap digandrungi. Terbukti bahwa Danau Toba berada di urutan pertama obyek wisata favorit yang banyak dikunjungi oleh wisatawan asing. Taukah kamu kalau di Sumut tidak hanya ada satu buah danau namun ada sekitar 11 meski sebagian belum didata dan dikelola secara profesional.

Daftar Danau Di Sumatera Utara yang kami himpun ini semoga dapat menjadi refrensi anda menelusuri Sejuta Manikam Pariwisata Sumatera Utara. Apa-apa sajakah? yuk langsung saja:

Danau Siombak - Medan.
Danau ini terletak di Kelurahan Paya Pasir, Medan Marelan, Medan, Sumatera Utara . Danau Siombak terletak di antara dua sungai , yaitu Sungai Deli dan Sungai Terjun. Di kota Medan juga terdapat sebuah danau, danau ini diberi nama Danau Siombak yang memiliki luas sekitar 40 hektare, Diameter sekitar 1000 meter ,dan kedalaman kurang lebih 12 meter. Air danau di sini berwarna jernih agak kehijauan, karena di dasar danau ditumbuhi sejenis tumbuhan lumut dan ganggang , namun airnya tak berbau.
Danau Siombak ramai dikunjungi saat liburan atau akhir pekan. Lokasi ini cocok untuk wisata keluarga karena di sekitar area danau menyediakan fasilitas bermain bagi anak-anak, seperti kolam mini, mandi bola, dan lain-lain. Untuk mengujungi danau ini anda hanya cukup mengeluarkan Rp. 2.000 saja dan ingat ya ini bukan untuk tiket masuk tetapi biaya parkir kenderaan. Bila kamu tengah merasa kelaparan, di sekitar danau juga terdapat penjual makanan ringan. Harga untuk makanan dan aksesorisnya sedikit agak mahal, namun kembali lagi nih traveler, tergantung kemampuan menawar anda. Tak jarang juga ada masyarakat yang memanfaatkan danau buatan itu untuk memancing ikan , berenang hingga mencuci. Di sekitar area danau juga disediakan perahu atau sampan , jika anda ingin berkeliling danau. Biayanya Rp. 15.000 per orang. Ada juga yang menyediakan speedboat, dengan tarif Rp. 35.000 per orang.

Danau Toba - 7 Kabupaten
Pesona Danau Toba dan pemandangan sekelilingnya memang telah menjadi daya pikat utama yang dimiliki wisata danau terbesar di Indonesia. Terbentuk dari letusan super volcano (letusan Gunung Api) yang terjadi sekitar 73.000 – 75.000 tahun lalu, Toba memang memiliki potensi wisata air mengagumkan. Saat meletus, 2.800 km kubik bahan vulkanik dimuntahkan GunungToba hingga debu vulkanik tersebut menyebar keseparuh wilayah Bumi. Terjadi selama 1 minggu dan lontaran debunya mencapai10 kilometer di atas permukaan laut. Hal tersebut mengakibatkan terjadi kematian massal dan kepunahan beberapa spesies mahluk hidup, perubahan cuaca bumi dan terjadinya zaman es sehingga mempengaruhi peradaban dunia. Kawasan Danau Toba dikenal sebagai pusat peradaban Suku Batak menurut masyarakat Batak di Sumut, leluhur suku terbesar kedua di Indonesia ini mulanya diturunkan di Pusuk Buhit, salah satu obyek wisata yang kini kerap disambangi oleh para pendaki. Memiliki luas 1.145 km persegi, Toba menyajikan pemandangan indah serta menarik perhatian para wisatawan untuk mengunjungi dan mengeksplorasinya lebih jauh. Melihat danau Toba seakan-akan kita sedang melihat sebuah lautan. Begitu luasnya danau ini menjadikannya sebagai danau terbesar di Indonesia bahkan di Asia Tenggara. Selain itu Toba juga dinobatkan sebagai danau terbesar kedua di dunia setelah Danau Victoria di Afrika dan yang tak kalah menarik adalah Toba dinobatkan juga terbesar, danau ini juga memiliki rekor danau terdalam di dunia, yaitu sekitar 450 meter. Selain luas, danau ini juga unik, karena di tengahnya terdapat sebuah pulau vulkanis yang besarnya hampir sama dengan luas Negara Singapura.
Berenang menjadi salah satu kegiatan yang tak boleh anda lewatkan di danau Toba. Merasakan air danau yang menyegarkan menjadi nilai tambah tersendiri ketika anda berenang di lautan luas Toba ini. Selain berenang, pilihan lainnya yaitu mengelilingi danau ini dengan menyewa perahu layar.
Melihat sunset di danau Toba bisa menjadi pengalaman berbeda yang bisa anda rasakan di sini, apalagi bersama keluarga atau orang terkasih. Menikmati danau Toba tidak cukup sehari? Tenang, fasilitas penginapan sudahbanyak di sana dengan harga yang bervariasi, mulai dari hotel, bungalow, villa dan guesthouse, hingga homestay.

Danau Sidihoni - Samosir.
Berjarak sekitar 8 kilometer dari Kota kecil Pangururan, obyek wisata ini cukup indah. Pemandangan di sekitar danau bisa dipantulkan oleh air danau. Dikelilingi oleh bukit landai berwarna hijau muda dan deretan pohon pinus, semakin menambah keindahan. Sayang, danau berair jernih ini belum dikelola dengan baik. Sebagian besar penduduk di sekitar danau masih memanfaatkan airnya untuk fasilitas "mandi cuci kakus" (MCK ). Terbatasnya sarana prasarana transportasi juga membuat obyek wisata ini jarang mendapat kunjungan wisatawan. Danau Sidihoni terletak di Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir dan kerap juga dinamai Danau Diatas Danau karena letaknya persis berada di atas Pulau Samosir dan seperti yang kamu ketahui, Pulau Samosir dikelilingi oleh danau terluas di Asia Tenggara. Uniknya adalah air Danau Sidihoni sering berubah warnanya, menurut kepercayaan masyarakat lokal, mitologi, pergantian warna danau Sidihoni oleh penduduk setempat kerap dihubungkan dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi di Indonesia. Eits.... Danau Sidihoni bukan satu-satunya danau di Pulau Samosir, ada sebuah danau lagi yang lebih kecil dari Danau Sidihoni di pulau ini yang bernama Danau Aek Natonang.

Danau Siais
Menelusuri Tapanuli Selatan akan sedikit berbeda, karena jaraknya yang cukup jauh dari Kota Medan sebagai ibukota dari Provinsi Sumatera Utara. Siais adalah danau terluas kedua di Sumatera Utara setelah Danau Toba. Sebelumnya danau ini cukup terabaikan baik oleh pemerintah maupun masyarakat, aksesibilitas, sarana dan prasarana belum memadai hingga kemudian di tahun 2015 Siais mulai dilirik untuk dijadikan sebagai objek wisata alam. Di lokasi anda dapat berfoto ria, berenang atau bersiap untuk menjelajahi kawasan di sekitar danau. Uniknya ada juga air terjun loh disini dan diberi nama yang sama, apa itu? Air Terjun Siais. Kalau ngomongin obyek wisata lainnya di Tapanuli Bagian Selatan, maka kita tidak akan terlepas dari Tapanuli Tengah, Padang Sidempuan, Mandailing Natal, Padang Lawas dan Padang Lawas Utara. Beberapa obyek wisata favorit di sekitar Tabagsel (Tapanuli Bagian Selatan) diantaranya Candi Biaro Bahal, Ekowisata Barumun Nagari, Taman Nasional Batang Gadis dan kearifan lokal di sungai Mandailing Natal.


Danau Aek Natonang
Masih berbicara tentang pulau Samosir yang sepertinya menyimpan rahasia yang perlu kamu ketahui. Nah traveler, di Samosir, selain Sidihoni ada juga Danau Aek Natonang. Danau yang satu ini terletak di Desa Tanjungan, Kecamatan Simanindo dan sudah tentu berada di Kabuapten Samosir. Tidak berbeda dengan Danau Sidihoni, Aksesibilitas ke danau seluas 105 hektare ini juga kurang baik. Ditambah minimnya sarana prasarana pendukung, membuat Danau Aek Natonang tidak mendapat kunjungan wisatawan dan menurut kabar terakhir nih travelers, danau yang cocok dijadikan sebagai lokasi pre-wedding di Medan ini rencananya akan digubah sebagai areal Hutan Wisata.
Baca juga artikel menarik kami lainnya: Tempat Wisata Di Kabupaten Samosir


Danau Tao.
Danau Tao adalah salah satu keajaiban kecil di Kabupaten Padang Lawas Utara atau dikenal dengan singkatan PALUTA.Danau yang kerap kali disandikan dengan Ranukumbolo di Pulau Jawa memiliki keindahan tiada tara dan benar-benar menakjubkan.Keberadaan Tao melengkapi sejuta Pariwisata Sumatera Utara di Tabagsel (Tapanuli Bagian Selatan).Danau tao ini terdapat di Desa Pangkal dolok Kecamatan Sayurmatinggi Kabupaten Tapanuli Selatan, Danau Tao ini bentuknya seperti paret yang luas dan memanjang, apabila musim penghujan maka air danau ini juga akan bertambah luas, danau ini dikelilingi perbukitan yang gundul yang hanya ditumbuhi ilalang dan tanaman balakka (tanaman khas daerah Padangbolak) dan di bukit-bukit sekitar danau ini masyarakat setempat beternak sapi dan kerbau. Bisa dibilang panorama danau ini sangat indah, di danau ini bisa dinikmati dengan menaiki rakit-rakit yang dibuat oleh masyarakat setempat dari bambu. Danau tao ini sangat banyak manfaatnya bagi warga desa karena rata-rata profesi masyarakat adalah berkebun dan beternak sapi yang biasanya dimandikan dipinggiran danau, di danau ini juga banyak ikan nya biasanya masyarakat menangkap ikan di sepanjang pinggiran danau dengan menggunakan pancing ataupun tembak ikan. Danau Tao berasal dari bahasa setempat,Tao yang artinya Danau sehingga jika diterjemahkan secara harfiah Danau Tao berarti Danau Danau.Dana Tao memiliki keindahan yang memukau dengan kontur perbukitan dan hutan kecil mengelilinginya.Danau Tao memiliki luas sebesar 2 hektar memang tidak terlalu luas tetapi pemandangan yang ditampilkan cukup menakjubkan.Danau dengan warna kehijauan berlatar belakan perbukitan dan hutan kecil menjadi panorama tersendiri untuk pencinta fotografer.Keunikan lain dari Danau Tao adalah adanya ikan Lonjing atau yang bahasa ilmiahnya yaitu Mascatembelus Armatus. 
Baca juga tulisan kami lainnya yang menarik untuk diketahui: Tempat Wisata Di Kabupaten Deli Serdang


Danau Lau Kawar - Kabupaten Karo
Danau Lau Kawar, berada di Desa Kutagugung Kecamatan Naman Teran (dulu Kecamatan Simpang Empat-red) di bawah kaki gunung berapi Sinabung begitu indah dan sangat sejuk. Danau ini sangat diminati oleh para wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri sebagai tempat kunjungan utama selain ke Danau Toba dan Berastagi. Di danau Lau Kawar, sering diminati oleh wisatawan untuk melakukan camping atau menginap dan tidur di tenda-tenda. Apalagi danau ini diminati oleh anak-anak sekolah untuk menjadi wilayah camping ground, sehingga tidak heran jika pada saat liburan sekolah SMP dan SMA bahkan pada saat liburan perkuliahan, banyak dilakukan para remaja untuk berkemah atau camping. Hal ini juga sering saya lakukan pada saat SMP, SMA dan kuliah, dimana saya sering mengisi liburan sekolah atau kuliah dengan berwisata dan bercamping ria di danau Lau Kawar ini. Selain Camping, kami juga sering melakukan pendakian Gunung Sinabung pada tengah malam, sehingga pada saat pagi hari dapat melihat matahari terbit yang begitu indah di lihat dari atas Gunung Sinabung. Pendakian ke atas puncak Gunung Sinabung, ditempuh lebih kurang 4-5 jam, dimana kondisi jalan pendakian sangat baik dan ada juga beberapa jalan yang agak terjal dan sedikit rumit untuk didaki. Pada saat berada di atas puncak Gunung Sinabung, angin begitu dingin dan sejuk, walaupun matahari menyinari diri kita. Suara angin yang berdesir, seperti suara mesin jet pesawat yang melintasi telinga