MASIGNASUKA101
7168738000188950837

Menengok rumah pengasingan Bung Karno, destinasi sejarah di Parapat

Menengok rumah pengasingan Bung Karno, destinasi sejarah di Parapat
Add Comments
Senin, 09 Desember 2019
Sepanjang hidupnya, sosok Bung Karno dikenal sebagai tokoh proklamator berjiwa nasionalis. Derap langkahnya selama mengawal persiapan kemerdekaan Indonesia selalu dikagumi pemuda. Selain quote-nya sering dicari, peninggalan mulai alun-alun, makam hingga rumah pengasingan yang menjadi saksi sejarah tak luput dari incaran penikmat wisata sejarah.

Selama ini kebanyakan dari kita hanya tau rumah pengasingan Bung Karno di Bengkulu. Padahal ada beberapa tempat lainnya yang sempat ditinggali oleh beliau. Dimana 2 di antaranya terletak di Sumatera Utara yaitu Berastagi dan Parapat.

Pesanggrahan Bung Karno

rumah pengasingan bung karno in north sumatra is located in parapat via wonderlaketoba
Rumah Bung Karno di Parapat merupakan tempat dimana beliau, Haji Agus Salim dan Sutan Sjahrir diasingkan Belanda di Sumut pada tahun 1948 sebelum akhirnya mereka bertiga dipindahkan ke Pulau Bangka.

Bung Karno, menyebut rumah di Parapat itu sangat indah dan cantik. Memiliki pemandangan ke arah Danau Toba dan dibangun di ketinggian.

Tanpa diketahui masyarakat sekitar, di sanalah Bung Karno menghabiskan hari-harinya selama beberapa minggu.

Wisata Sejarah di Parapat

miniatur rumah bung karno
Oleh pemerintah, rumah pengasingan tersebut sekarang telah dipugar lantaran bangunannya sendiri memiliki nilai sejarah terhadap perjuangan bangsa. Tapi keseluruhan gedung itu tetap mempertahankan arsitektur dan desain serupa. Sama seperti ketika ditempati oleh beberapa tokoh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia.

Sayangnya, tidak sembarang orang diizinkan masuk ke dalam. Jika beruntung, di sana teman travelingmedan.com akan menjumpai perabotan, tempat tidur hingga kursi yang dahulu dipakai oleh Bung Karno.

Baca Juga: Air Terjun di Danau Toba

Pelancong yang datang ke rumah itu biasanya hanya bisa menengok dari luar. Corak bangunan berwarna putih dan hitam terlihat begitu megah.
view taken from the house of bung karno in parapat
Dari pelataran, lagi-lagi pemandangan Danau Toba terhampar begitu indah. Di bagian sudut rumah, terdapat balkon kecil yang indah. Bila beruntung dan dibolehkan, pemandangan yang tersaji akan tampak begitu menawan.

Tiap pengunjung tidak akan dikenai tiket atau biaya masuk. Bagi masyarakat Parapat sendiri, ini adalah spot terbaik yang memberikan suasana tenang dan damai. Apalagi untuk menyambut matahari terbenam.

Seandainya traveler sedang menghabiskan waktu berwisata di Parapat Simalungun. Maka berkunjunglah ke Rumah Pengasingan Bung Karno. Destinasi bersejarah tersebut elok untuk ditengok.