MASIGNASUKA101
7168738000188950837

12 Tempat Wisata di Pakpak Bharat Terbaru dan yang Anyar

12 Tempat Wisata di Pakpak Bharat Terbaru dan yang Anyar
Add Comments
Minggu, 12 Januari 2020
Kontur perbukitan dengan nuansa alam memesona menjadikan Kabupaten Pakpak Bharat memiliki ragam objek wisata. Kendati terpaut jarak 178 kilometer jika ditempuh dari Medan. Perjalanan berlibur ke daerah beribukota Salak tersebut dijamin menyenangkan.

Wisata Pakpak Bharat merupakan jejeran destinasi indah yang tersebar di 8 wilayah. Meliputi kecamatan Kerajaan, Pagindar, Siempat Rube, Tinada dan Sitellu Tali Urang Jehe/Julu. Masing-masing lokawisata punya daya tarik berbeda. Ada yang mengandalkan potensi alam, budaya maupun situs peninggalan sejarah.
wisata pakpak bharat
Amenitas pariwisata berupa sarana dan prasarana cukup memadai. Walau tidak banyak pilihan akomodasi, setidaknya tersedia beberapa hotel penginapan untuk bermalam. Membahas infrastruktur, kondisi aksesibilitas ke berbagai tempat wisata di Pakpak Bharat sudah lumayan bagus. Namun, sebagian objek lebih cocok untuk tujuan petualangan (adventure).

Tempat Wisata di Pakpak Bharat

Berikut ulasan travelingmedan.com mengenai tempat wisata di kabupaten Pakpak Bharat, baik yang sudah anyar atau populer maupun yang tergolong objek wisata baru.

1. Delleng Simpon

delleng simpon image via fb/boangmanalu93
Tanoh Pakpak memang dianugerahi topografi alam eksotik lantaran dilintasi oleh garis Pegunungan Bukit Barisan yang diketahui membujur di sepanjang Pulau Sumatera. Salah satunya adalah Delleng Simpon, sebuah gunung berketinggian kurang lebih 1.320 mdpl.

Gunung Simpon terletak di ujung kabupaten, bersebelahan dengan daerah Humbang Hasundutan. Puncak gunung tertinggi di Pakpak Bharat, menawarkan pemandangan alam luar biasa. Tumbuhan hutan tropis seperti anggrek, kantung semar dan flora lain yang umumnya ada di dataran tinggi akan kita temukan di sini.

Gunung di Pakpak Bharat lainnya yang bisa dieksplor diantaranya Delleng Siranggas dan Delleng Sibubun. Spot tersebut sama-sama menawarkan panorama elok dan sangat cocok untuk kegiatan lintas alam.
Lokasi: Desa Ulu Merah/Pardomuan, Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu, Pakpak Bharat.

2. Kolam Renang Impana

kolam renang impana image via siperutbuncit/fb
Tak banyak tempat rekreasi berupa kolam renang di Pakpak Bharat, bahkan di Kota Salak sendiri pun tidak ada sama sekali. Untungnya, Hotel Impana yang merupakan salah satu penginapan di kabupaten tersebut menyediakan fasilitas kolam renang.

Kolam Renang Impana di Desa Kecupak menyatu dengan komplek hotel. Hanya saja, tampilannya memang sederhana dan tidak pula dilengkapi wahana bermain. Kendati demikian, spot di Kecupak tersebut bisa jadi alternatif berlibur bagi pelancong yang butuh info kolam renang di sekitar Kota Salak.
Lokasi: Desa Kecupak, Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut.

3. Batu Mejan

mejan pakpak - image via pblkp
Mejan adalah artefak khas Pakpak Bharat yang dahulu sering disebut sebagai pelindung suatu kampung. Mejan dapat dijumpai di seluruh desa. Sayangnya, sebagian besar kondisinya jauh dari harapan karena kurang mendapat perhatian serius.

Selain di Kota Salak, lokasi Batu Mejan juga ada di Desa Penanggalen Mbinanga Boang. Jumlahnya 5 buah. Dahulu mejan tersebut berada tepat di seberang Lae (sungai) Ordi. Paska dipamerkan ke Jakarta dan dibawa kembali, beberapa Mejan pecah dan retak. Tempatnya pun dipindahkan ke sekitar area pemukiman penduduk.
Lokasi: Desa Penanggalen Mbinanga Boang, Kecamatan Salak.

4. Air Terjun Sipitu (Petulan)

sampuren sipitu - image via marolop banurea
Sipitu adalah air terjun (sampuren) di sekitar desa Kuta Jungak yang tengah dikembangkan oleh sekelompok pemuda setempat. Objek wisata di kecamatan Siempat Rube tersebut, ditargetkan menjadi salah satu tujuan ekowisata di kawasan Pakpak.

Desa Jambu Rea, Kuta Jungak dan Jambu Mbellang diitari oleh jajaran Bukit Barisan. Posisinya yang seolah terkepung itu membuat panorama sekitarnya pun tampak memesona. Sebab itu, di saat kita sedang trekking menuju Sipitu-pitu, suguhan alam ciamik akan terpampang di sepanjang perjalanan.
Lokasi: Desa Kuta Jungak, Kec Siempat Rube, Pakpak Bharat.

5. Pemandian Alam Lae Temberkuh Ringroad

lae temberkuh - image via afrida sartika/fb
Lae Temberkuh adalah lokawisata populer di Kecamatan Siempat Rube, menawarkan pemandian asri di tengah alam serta khas dengan konsep natural. Di tempat itu, berdiri juga beberapa warung kecil untuk mengisi perut seandainya teman TM merasa lapar usai puas berendam atau bermain air.

Tiket masuk ke Lae Temberkuh hanya sekitar Rp5 k. Usai membayar biaya retribusi tersebut, pengunjung sudah dapat menikmati kesegaran air yang bersumber langsung dari mata air pegunungan.
Lokasi: Desa Jambu Rea, Kecamatan Siempat Rube

6. Tugu Pemekaran

tugu pemekaran - image via josua putra suherman/fb
Meskipun objek seperti ini biasa ditemukan di kabupaten/kota lain, akan tetapi monumen atau Tugu Pemekaran Pakpak Bharat punya nilai historis tersendiri bagi masyarakat yang tinggal di sana. Terutama suku etnis Pakpak. Masing-masing desain yang terpatri punya makna dan melambangkan entitas dari 5 suak Pakpak.

Tugu yang dibangun di Kecamatan Salak ini sekaligus menjadi simbol dari harapan masyarakat Pakpak yang ingin terus berkembang dan membangun lebbuh. (kampung halaman). Bentang alam di sekitar lokasi yang semarak dengan nuansa hijau perbukitan juga menjadi daya tarik. Lantaran dekat dari pusat bisnis, objek ini mudah diakses.
Lokasi: Dusun Kuta Jojong, Desa Boangmanalu, Kecamatan Salak, Pakpak Bharat.

7. Sindeka

sindeka
Sindeka sebenarnya adalah sebuah bukit yang menghubungkan Desa Binangaboang dan Kota Salak. Tapi, semenjak lereng puncak Sindeka dijadikan lokasi perkantoran sekaligus pusat pemerintahan Pemkab Pakpak Bharat, kini bangunan besar dan megah tampak berderet di sana. Gedung-gedung tersebut berdesain khas rumah adat/tradisional Pakpak juga.

Sebagian lokasi Sindeka dibuka untuk umum. Saat sore, akan banyak anak-anak muda menjadikannya sebagai tempat nongkrong. Panoramanya memang menawan, dari sudut bukit kita bisa melihat landskap ibukota dan jalanan yang berkelok-kelok. Jika mau beli buah nenas, sekitar 5 menit dari sini ada perkennasen atau ladang nenas.

8. Liang Tojok

liang tojok - image via fb/pesona.pakpakbharat
Tujuan wisata speologi di Pakpak Bharat pun ada, Liang Tojok namanya. Walaupun tidak sepopuler objek lainnya, destinasi di Siempat Rube berupa goa dan ait terjun tersebut layak dipilih ketika teman TM hendak mengexplor kabupaten seluas ini lewat cara berbeda.

Goa Liang Tojok terpaut 45 kilometer dari Kota Salak. Dan setidaknya memakan waktu 4-5 jam perjalanan untuk sampai di lokasinya yaknk Desa Resdes. Namun, masih amat jarang kendaraan umum khusus ke sana. Jadi lebih baik cari partner atau bawa kendaraan pribadi saja.
Lokasi: Desa Resdes, Kecamatan Siempat Rube

9. Sampuren Singgabit

sampuren singgabit - image via christian tanggang
Objek wisata di Tinada tak kalah menarik, Sampuren air terjun Singgabit namanya. Berlibur ke tempat tersebut butuh tenaga ekstra, sebab letaknya di tengah hutan yang belum tersentuh. Satu-satunya cara untuk bisa menikmati pesona tersembunyi itu hanyalah berjalan kaki.

Baca Juga: Lae Une dan Air Terjun Mbilulu

Air terjun yang berada di Desa Mahala ini sangat jernih. Keindahannya semakin lengkap karena alamnya masih terjaga. Tingginya sekitar 11 meter lebih dan berbentuk undakan. Di bawah, para penikmat wisata air terjun akan disambut dengan percikan airnya.
Lokasi: Desa Mahala, Kecamatan Tinada

10. Eluh Brru Tinambunen

eluh brru tinambunen image via wenti berutu/fb
Eluh Brru Tinambunen merupakan cagar budaya di Desa Ulu Merah, objeknya berupa sumber mata air yang dipercaya merupakan air mata dari seorang gadis keturunan marga Tinambunen. Bagi teman travelingmedan yang hendak mendaki Gunung Simpon, dianjurkan untuk membasuh muka di sini.
Lokasi: Desa Ulu Merah, Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu, Pakpak Bharat.

11. Sukarame Kerajaan

sukarame
Daerah Sukarame, ibukota Kecamatan Paling memang paling strategis dibandingkan wilayah lain di kabupaten Pakpak Bharat. Sebut saja area simpang tiga yang diketahui sebagai jalan perlintasan menuju Aceh. Jika pelancong berhenti sejenak di sini, cobalah lemang khas Pakpak yang dijual tiap hari.

Hutan di Desa Sukarame masih asri, terutama kawasan Delleng Sibubun di Pardomuan. Bila melintas di jalan lintas itu, kita bisa bertemu dengan sekawanan monyet. Saat ini di Kerajaan sudah ada beberapa tempat persinggahan yang dibuat menghadap area hutan.

12. Sampuren Tanjung Suari

tanjung suari - image via muhammad nurohman/fb
Air terjun di Pagindar yaitu Sampuren Tanjung Suari tampak istimewa. Sayangnya, akses ke sebagian besar wilayah Pagindar jauh dari yang diharapkan. Kita harus siap berjibaku dan melewati jalanan berlumpur.

Sampuren Suari pun diselimuti permadani hutan asri, membuat udara terasa segar ketika dihirup. Nah, wisatawan akan dimanjakan deburan air yang mengalir dari bebatuan. Kegiatan utama saat berwisata ke desa Pagindar ini tentu berendam.
Lokasi: Desa Pagindar, Kecamatan Pagindar.
Menyusuri wisata Pakpak Bharat tak akan membosankan apalagi jika teman TM punya hobi berpetualang. Masih banyak objek menarik yang dapat kita jumpai tatkala berkunjung ke sana. Dan, tak cukup 1 hari saja untuk menjelajah spot-spot tersembunyi di Tanoh Pakpak.